Labels

Wednesday, 20 February 2013

Cara Mengisi IC MEMORY Tanpa Programmer



· SPAREPARTS YANG HARUS DISIAPKAN ADALAH IC MEMORY YANG KOSONG ATAU YANG BARU BELI DITOKO !Kalau yang udah ada isi nya kadang tdk berhasil
Saya disini akan memberikan tips sederhana terutama untuk tv SHARP
· Untuk TV sharp adalah dengan memasang IC MEMORY yang kosong pada chasis tv ,
· Lalu jangan dulu menghidupkan tv nya .
· Langkah selanjutnya adalah menshort kan jumper untuk service mode sebaiknya di solder saja kedua jumper nya ,untuk tv sharp seri wonder atau universe jumper nya ada dilokasi J122 dan J124
· Nah baru setelah itu TV nya dihidupkan untuk pertama kali dengan IC memory yang baru(kosong)tunggu sebentar akan terjadi proses Writing .Hasilnya wooow seting default (seting standard nya) sudah terisi ,lalu kita tinggal melakukan adjustment untuk vertikal saja .
· Setelah semua OK janga lupa solderan jumper nya di buka maning .
· Bagai mana, anda mengerti
Untuk polytron Untuk mengembalikan ke posisi default mode adalah dengan cara seperti biasa masuk ke service mode Polytron
· Standby dulu
· Tekan dan tahan tombol menu yang ada di remote
· Dan untuk mengembalikan ke setting default adalah 3101
Untuk merk SAMSUNG adalah dengan cara :
· Standby dulu
· Tekan dan tahan tombol menu yang ada di remote dengan kode ini
· Akan mucul dilayar settingan Factory mode
· Untuk mengembalikan ke setting default adalah dengan memilih opsi paling bawah yaitu RESET, ingat semua data akan tereset kembali seperti TV baru.
· Selamat mencoba
Tips dan trik ini hanya berlaku untuk model tertentu yaitu SHARP wonder, Universe sedangkan untuk SAMSUNG hampir semua tipe bisa, telah dicoba di TV model 20W200,20U200,29UF200.

Saturday, 16 February 2013

Modifikasi Power OCL 150 Watt



Pemilihan PCB...
Model PCB yang saya pilih adalah yang mono. Alasanya adalah yang mono lebih mempertimbangkan routing topologi sehingga hasil output cenderung lebih stabil, sedangkan yang stereo lebih ke tata letak artistik .

Modif versi Low voltage (32V):
1. Ganti kapasitor 100nF dengan 22nF (khusus OCL 150W)
Ini untuk menyaring sinyal infra bass yang tak terdengar dan suka mengganggu/
menggetar-getarkan daun speaker.
2. Ganti kapasitor elko 47uF/50V yang bawah-tengah (kapasitor resonansi) dengan 22uF/16-50V
Fungsi sama dengan no.1, dan membantu menaikkan hentakan sinyal bass (cocok untuk semua nada bass).
Dua point ini bergungsi untuk menjaga daun speaker dari guncangan bass yang berlebihan
tanpa mengurangi produksi suara (bass-med-treble).
3. Parallel R 100K dengan kramik 1nF (input to ground)
Ini penting untuk kesetabilan sinyal, mengurangi noise yang mungkin masuk, mengurangi tingkat
kerusakan speaker/twiter dan sebagai limiter sehingga output lebih powerful

Modif versi High voltage(42-47V):
4. Pindahkan kaki kanan resistor 10K ke ground
Ini untuk menghemat listrik, dan menghindarkannya dari panas
5. Kapasitor elko power supply
2x4700uF 63V(trafo max 45V ct), 4700uF/80V(untuk tegangan lebih dari 45V ct)
6. Ganti ke-3 elko dengan 22uF/100V
7. Ganti transistor A564 (ECB)) dengan 2N5401 (basis tengah EBC)
Transistor D438 diganti dengan MJE340.
D313/B507 ganti dengan MJE340/MJE350 (pemasangan terbalik)
Power Transistor menggunakan Sanken C2922 (sebaiknya dua set tiap speaker)
8. Tegangan offset sekitar 100mV, ini biasa terjadi di power OCL. Untuk menguranginya,
parallel resistor 560(kiri) dengan trimpot sekitar 2K ohm. Dua kaki tegah dan pinggir disatukan,
posisi arah tengah untuk menghindari dari short. Atur trimpot ini sehingga tegangan offset
mendekati nol
9. Pengkabelan untuk power transistor sependek mungkin
10. Ingat, ambil jalur ground speaker dari CT elko power supply bukan CT trafo (kembali ke nol)

Kesimpulan...
Pada eksperimen versi Low voltage
Jernih, bass cukup nendang dan pulen, daun speaker lebih stabil dari sebelum dimodif.

Eksperimen High voltage
Cukup nendang, stabil, bass kental, rendah distorsi,. Cocok untuk speaker dengan diameter 15" atau lebih.

Labeli stiker pada casing amplifier low voltage "Stereo Amplifier 2x250Watt" dan Stereo Amplifier 2x500Watt" untuk High voltage.


selamat bereksperimen!

cara memperbaiki tabung tv

 SHORT KATODA DENGAN FILAMENT/HEATER
Tampilan layar akan menampilkan warna yang tidak normal,kehilangan satu atau dua warna primer (RGB),Juga bila salah satu warna dominan terhadap yg lain dan di sertai garis Blanking.
Penting untuk bisa memastikan beda antara kerusakan pada CRT atau pada blok RGB circuit.
Kita bisa menggunakan alat yang bernama CRT RESTORER GUN ( penembak crt/layar) yang siap pakai.tapi alat tersebut relatif mahal bagi kebanyakan teknisi.

Untuk mengatasi hal ini dimana kaki salah satu katoda short terhadap heater ( ini menyebabkan short terhadap ground juga,karena jalur supply heater berhubungan dgn jalur ground pada FBT).
Solusinya adalah tentunya kita harus memisahkan jalur supply heater ini terhadap ground,bagaimana caranya ? tentunya dengan memberikan jalur suplly tersendiri untuk heater.Dari mana?tidak mungkin kita menggunakan trafo lagi untuk tegangan heater.
Caranya dengan memanfaatkan lebih dari pada fungsi FBT,karena FBT itu adalah sebuah transformator.Untuk mendapatkan tegangan ekstra dari FBT adalah cukup dengan melilitkan beberapa gulung kawat /kabel ke bagian FERRIT dari FBT.hasilnya masih berupa tegangan AC frekwensi tinggi,gunakan dioda IN4007 dan elco 100uF/50V untuk meratakannya.Pastikan sebelumnya bahwa tegangan yg terukur adalah sekitar 6Volt dengan menambah atau mengurangi jumlah lilitan ( biasanya antara 2 sampai 4 lilit).Catatan bahwa rangkaian ini tidak boleh sama sekali berhubungan dengan jalur ground pada PCB TV.
Putuskan kedua jalur heater pada pcb RGB ,dan solder dua buah kabel untuk menuju ke rangkaian ini.Buat tempat tersendiri secara rapih .
Cara ini telah menolong saya pada kasus layar CRT SONY Trinitron,baik yg 29? maupun 20?.

ALTERNATIF SCREEN SUPPLY
Screen alternatif adalah cara untuk menggantikan fungsi dari screen FBT yang tidak normal kurang terang/bright atau tak dapat di atur lagi karena sudah di lem secara permanen,ini biasa terjadi pada merek polytron,digitec,samsung dll.
Secara default ,G2 (Screen) mengambil tegangan tinggi searah yang dihasilkan dari FBT bersama dengan tegangan fokus.Keduanya diatur secara internal oleh resisitor dan potensio internal untuk membagi besaran tegangan yang sesuai untuk Focus dan Screen.G2 memerlukan besar tegangan antara 500-100VoltDC,tergantung dari karakteristik CRT.
Untuk dapat menghasilkan tegangan pengganti sebesar ini ,kita dapat mengambil dari titik collector Transistor Horisontal out,karena pada titik ini terdapat tegangan hasil osilasi antara TR dan Lilitan FBT yang cukup besar ( sekitar 1600v ACp-p).karena besaran arus untuk G2 adalah relatif kecil ( hanya dalam ukuran mA),maka aman bagi kita untuk sedikit mengambil arus dan tegangan dari sini.Pun metoda ini juga memang diterapkan oleh SONY yang menggunakan CRT TRINITRON.
Gunakan dioda tegangan tinggi ( disarankan dioda kacang).untuk meratakan tegangan ini.Resistor 100 ohm adalah semata sebagai pembatas juga fuse untuk menghindari terjadinya short pada rangkaian.resistor dan potensiometer pembagi adalah relatif ukurannya,tapi harus dalam batasan ukuran Mega ohm,anda dapat mengganti nilai disini untuk mendapatkan hasil tegangan yg diinginkan.Dulu cara ini banyak saya terapkan pada TV digitec , polytron dan beberapa monitor.
Rangkaian ini sangat mudah di buat dan dapat bekerja dengan baik.

CRT RESTORER
Rangkaian CRT RESTORER disini berguna untuk menghilangkan kebocoran yang terjadi antara katoda-katoda RGB terhadap Grid G1.Jika ini terjadi maka salah satu atau lebih warna akan terlihat lebih dominan terhadap yg lain,dan warna yg lain terlihat sangat lemah/redup,dapat anda ukur /bandingkan tegangan ketiga warna primer tersebut pada posisi TV menyala;yaitu warna yang redup akan terukur lebih rendah terhadap warna yg lain.
Ini di akibatkan adanya partikel-partikel sangat kecil ( microscoptical dust) yg menghambat laju electron dari ketiga Electron Gun CRT.
Cara kerja rangkaian ini adalah memberikan tegangan tinggi negatif sesaat kepada katoda RGB terhadap grid1.proses ini men-sarat kan kondisi CRT masih panas setelah heater diaktifkan sebelumnya agar loncatan electron menjadi mudah.
Konfigurasi rangkaian ini adalah menggunakan saklar DPDT 4 posisi yang harus di modifikasi dahulu menjadi saklar tekan ( tidak mengunci) dengan maksud:
Perhatikan susunan skemanya..
Pada saat saklar tidak di tekan,dioda penyearah mengisi elco 2,2uF/350v,katoda dan G1 menuju ke bagian rangkaian Vu meter.Dan tegangan dari trafo 1amp langsung menuju ke heater untuk memanaskan .
Ketika saat saklar di tekan, Elco akan terlepas dari jalur dioda dan akan menghabiskan isinya ke kaki G1 sementara kaki katoda menuju jalur negatif 300V.(memberi tegangan sesaat yang tersimpan dalam elco),sementara itu tegangan heater dari trafo akan otomatis terputus (open).penting untuk diingat bahwa selama proses pengisian tegangan ke katoda ,tegangan heater harus putus.
Pembuatan alat ini harus diletakan pada box plastik agar menghindari terkena setrum,gunakan kaki-kaki soket RGB bekas untuk membuat soket “tusukan” sebanyak 4 buah ,jangan gunakan kabel yg terlalukecil,untuk membuat pegangan tusukan,gunakan plastik sedotan dari air minum mineral ( aqua),potong sepanjang 3cm,masukan kabel-kabelnya kedalam sedotan yg telah dipotong dan selanjutnya solderkan ke kaki bekas soket RGB,dorong kembali kaki soket RGB kedalam sedotan dengan maksud sebagai isolator sekaligus pegangan.
Cara penggunaannya :
1.Masukan dua buah kabel colokan heater
2.Masukan colokan G1 ke pin G1 di CRT .
3.Masukan kaki colokan KATODA ke salah satu kaki CRT yang di duga lemah/rusak
4.Nyalakan alat ini dan tunggu hingga heater menyala untuk memanaskan dahulu
5.Tekan saklar DPDT,sekilas anda perhatikan ada loncatan api di dalam CRT,no problem ,itu adalah proses pembersihan kaki-kaki katoda,ulangi terus sampai tak ada lagi bunga api yg terlihat.
6.Lakukan lagi terhadap katoda warna lain yg dianggap bermasalah, dan jangan di coba menekan saklar pada katoda yg masih normal.dibolehkan apabila di duga kurang normal.
7.kalau masih belum menunjukan kisaran meter ukur yang normal, naikan lagi tegangan heater dgn saklar pemilih ( 6V-7,5v atau 9V) untuk lebih memanaskan heater,harus di coba pada posisi tegangan terendah dulu ,baru kemudian naikan tegangannya.
Sebagai patokan seberapa besar simpangan meter yg normal,dapat anda coba/bandingkan pada crt yg masih bagus untuk diukur tanpa melakukan penge-charge-an.Tandai levelnya.
  Semoga Bermanpaat.....

Tuesday, 12 February 2013

DAYA DAN PERSAMAAN TRANSISTOR HORIZONTAL


TOSHIBA dan PERSAMAAN
2SD868      2SD2599     1500V    2.5A      50W
2SD869      2SD2599     1400V    3.5A      50W
2SD870      2SD2499     1500V    5A         50W
2SD871      2SD2459     1500V    6A         50W
2SD1425    2SD2599     1500V    2.5A      80W
2SD1426    2SD2599     1500V    3.5A      80W
2SD1427    2SD2499     1500V    5A         80W
2SD1428    2SD2539     1500V    6A         80W
2SD1553    2SD2599     1500V    2.5A      40W
2SD1554    2SD2599     1500V    3.5A      40W
2SD1555    2SD2499     1500V    5A         50W
2SD1556    2SD2539     1500V    6A         50W
2SD2089    2SD2599     1500V    3.5A      40W
2SD2095    2SD2586     1500V    5A         50W
2SD2125    2SD2539     1500V    6A         50W
2SD2253    2SD2638     1700V    6A         50W
2SD2348    2SC5280     1500V    8A         50W
2SD2349    2SC5280     1500V    10A       50W
2SD2428    2SD2553     1700V    8A         200W
2SD2454    2SD2638     1700V    7A         50W


SANYO
2SD2578       1500V     8A       60W      25 inch
2SD2580       1500V     10A     70W      34 inch
2SD1876       1500V     3A       50W      21 inch
2SD1877       1500V     4A       50W      21 inch
2SD1878       1500V     5A       60W      21 inch
2SD1879       1500V     6A       60W      25 inch
2SD1880       1500V     8A       70W      29 inch
2SD1881       1500V     10A     70W      34 inch


PHILIPS
Bu 2506D    1500V    3A        14/21 inch
Bu 2508D    1500V    4.5A     25 inch
Bu 2520D    1500V    6A        29 inch

berbagi pengalaman 

polytron 123 ic stv & hbm. kerskn : gbr blanking putih bergaris, gak ada OSD maupun raster.tapi anehnya tv gak protek. pakai ilmu si buta, raba sana raba sini akhirnya ketemu juga. kronologisnya: disentuh basis tr T701 raster langsng nongol. disentuh lagi ,raster ilang lagi.(menel juga ini tr..bth sentuhan ) stlh diusut ternyata R744 (100K) mati. ternyata biangnya cm R seharga 50 perak.. itupun aku ambil dari mesin bekas...hk hk hk..

kerusakan dg gejala sama seperti diatas juga dpt disebabkan oleh matinya R518 (330 ohm) penyuplai Basis T503 sehingga Emitor gak ada tegangan..

semoga bermanfaat
Data pin kaki fbt (flyback)

AKARI / FUJITEC China
  • 14" BSC22 - 01N401
  • 20" BSC24 - 01N40TA
  • 14" BSC25 - 1194 
  • 20/21" BSC25 - 4803T 
  • 14" BSC22 - 2007 (B+125)
  • 20" BSC25-N0803A
COL_B+115V_NC_AFC_GND_H_ABL_NC

AKIRA
  • 14" JF0501 - 1901
  • 21" BSC23 - N0114

COL_B+115V_GND_185V_H_ABL_GND_16V_NC_24V


AKIRA Vert +14v dan -14v 
  • 21" JF0501 - 19959
  • 21" BSC25 - 0235A
  • BSC25-4004A
  • BSC25-N 0103
  • BSC24-01N4004U
COL_B+115V_+14V_-14V_GND_H_AFC_ABL_NC_185V

  • AKIRA CT-29TK9Ae
  • JF0501-2202
Col_B+125v_Afc/Nc_-12v_+12v_Gnd_H_Abl_Gnd_180v

AKIRA Slim 29"
  • BSC29-N2477
Col_180v_B+130v_Gnd_Nc(14v)_25v_Nc(Gnd)_Abl_H_Inner


AKIRA / FUJITEC IC8893CPBNG.......
  • 21" BSC25 - 05N2135H
  • 21" BSC25 - N0379
  • 21" BSC25 - 3604V

COL_B+115V_NC_AFC_GND_H_ABL_180V
                                                                       

  • BSC22-68F03
  • BSC25-N0449
COL_B+115V_24v_AFC_GND_H_ABL_180V

ASATRON Slim
  • 21" BSC25-N1089D
Col_B+115v_+17v_Afc_Gnd_H_Abl_Nc_180v_-17v


AIWA 14/20"
  • 84-L83-606-01
  • FTK 14B011 

COL_B+115V_24V_GND_185V_H_ABL_GND_AFC_12V 


DETRON
  •  14" 154 - 164F 
  •  20" 154 - 165D
  • 20" JF0501-1212

24v_14v_B+115V_H_AFC_ABL_GND_185V_NC_COL


SHARP
  • 14" F0067PE
  • 20" F0069PE 
COL_B+115V_24V_16V_NC_AFC_GND_H_185V_ABL

  • 21" F0147PE
COL_B+115V_GND_24V_12V_AFC_185V_GND_H_ABL

  • 14" F0193 / 21"F0194
  Col_B+115V_GND_40V_12V_AFC_185V_GND_H_ABL

SHARP picollo
  • 14" BSC26-2631S / FA060 WJ - SA 
  • 14" BSC21-2672S/ FA084WJ-B
  • 21" JF0501-32601 / FA071WJ - A
  • 21" BSC25-0232A / FA104WJZZ

COL_B+125V_GND_24V_12V_AFC_185V_GND_H_ABL



  • 29" FA100WJ / FA116WJ
Col_B+125v_Gnd_Nc_+14v_-14v_180v_Gnd_H_Abl


GOLDSTAR / LG / AKARI / INTEL
  • 154 - 177B
  • 154 - 064P
  • 154 - 374C (29 inch)
  • 6174 - 8004A
  • 6174Z - 6040X 
  • MF6549

COL_185V_B+115V_GND_16V_24V_40V_ABL_H_AFC
  • 6174Z - 6040C (LG Turbo Swing 21")
Col _185v_B+115v_Gnd_-14v_+14v_Nc_Abl_Ht_Afc
  • 154 -177E 
COL_185V_B+90v_BOOST UP_25V_12V_GND_ABL_H_AFC

JVC

  • 21" BSC25 - 0262
COL_B+115V_AFC_NC_24V_GND_H_ABL_185V_ GND



JVC AV20NX
  • 21" JF0501 - 3241 / QQ0189 - 001
 Col_B+115v_ AFC_-12V_+12V_Gnd_HT_ABL_185v_Gnd
FUJITEC lama

  • BSC22 - 2314H
  • JF0501-1903
  • FCM14A032
  • KFS 60844
COL_B+115V_180V_16V_24V_H_GND_ABL_AFC_NC




HITACHI FUJIAN
  • BSC25 - 0820
Col_B+115_Nc_Nc_25v_12v_Abl_Ht_Gnd_180v
PANASONIC

  • TLF14695F/Alpha Gold
  • TLF 15610 F
  • TLF 15611 F
  • KFS60844
Col_B+_Gnd_PS sink -_25v_Ht_185v_Abl_Nc_PS sink+
  • 20" TLF 4N052

Col_B+115v_Nc_24v_H_180v_Gnd_Gnd  (R2W 1 ohm)_16v_ABL


  • ZTF N82014B
Col_B+140v_Nc_+16v_Gnd_H_Gnd_ABL_-16v_ 180v

  • 21" G4GAM3F2

Col_B+90v_180v_Nc_Nc_Nc_Nc_Abl_Gnd_Ht



SANSUI
  • JF0501 -1206
  • JF0501-1204

COL_B+115V_185V_16V_24V_H_GND_ABL_AFC_NC
 
LG
  • 20": 6174 - 6006E
Col_185v_B+115V_Gnd_-14v_+14v_Nc_ABL_H_AFC



  • 21" 6174V-6006H (Flat & Super Slim)
  • 21" BSC24-3366J (Super Slim)
  • 21" BSC25-N0329
  • 21" 154-064P (persamaan)
COL_185V_B+115V_GND_Nc_24V_Nc_ABL_H_AFC
  • 29" 6174Z - 5003A
  • 29" BSC28 - N2334
Col_B+115v_+14v_-14v_200v_Gnd_Nc_28v_ABL_H

LG ultra Slim 
  • 21" BSC25-N0363 
  • 29" BSC26-N2138
Col_B+115V_+14V_-14V_200V(Video)_Gnd_Inner_26V_Abl_H



LG super slim
  • 6174913002A
  • BSC24-3366J
COL_185V_B+115V_GND_Nc_24V_Nc_ABL_H_AFC

TOSHIBA
  • 14" TFB 4067 BD 
  • 20" TFB 4122 BD
  • 20" TFB 4122 HY
  • 21" TFB 4125 CH
  • 21" TFB 4213AG (Flat)
  • 29" TFB 4086A
COL_B+115V_185V_GND_NC_24V_12V_ABL_H_AFC



POLYTRON / DIGITEC
  • 20" FCM 20 B 061N 
  • 21"JF 0501 - 19577
  • 21" JF0501 - 19584

COL_B+115V_GND_NC_185V_H_NC_ABL_+12V_-12V

  • 21" JF0501-195913
  • 21" FTK-21R011UN



Col_B+115V_Gnd_185v_Nc_H_25v_Bcl_12v_Afc

POLYTRON lama

  • 14" FCK 14A006
  • 20" FCM2015H
  • 20" FTK21R002
NC_NC_GND_185V_16V_H_24V_ABL_B+115V_COL



SAMSUNG
 
  • FSV 14A004
  • FSV14A001
  • FSV20A001 
16,5V_AFC_H_24/40V_180V_GND_NC_ABL_B+125V_COL


  • FOK14A001 
  • FSV-14A004C
  • FSV-14A004H
  • FSA-38031M
  • FSA-38032M
  • FSA 173 B
  • AA26-002101A

 +16,5V_24V_H_-16V,5_185V_GND_NC_ABL_B+125V_COL

  • 14/21" Flat FOK14B001
Col_NC_B+123V_NC_200V_Gnd_H_-16,5V_+16,5V_ABL




  • 21" FUH29A001A (S)

Col_Nc_B+130v_Nc(widht)_200v_Gnd_H_-16,5v_+16,5v_Abl
TV China
  • BSC 25 Z 603F
  • BSC 25 - 4813A
  • BSC 25 - N1003A
  • BSC25 - N0608
TP1_COL_TP2_B+115v_TP3_TP4_GND_H_ABL_NC(180V)


  • BSC24-014001D
  • BSC25-N0321
  • BSC25-N1534
  • BSC25-N1634
  • BSC25-Z1003
  • BSC25-Z2705    
  • BSC25-Z2706
  • BSC25-N0313
  • BSC25-F1125A

TP1_COL_TP2_B+115v_TP3_TP4_GND_H_ABL_AFC
TV China
  • BSC 25 - 2004PR

COL_B+115v_NC_AFC_GND_H_ABL_NC_TP1_TP2

  • BSC24-01N4014K
  • BSC25-T1010A
T1_COL_T2_B+115v_T3_T4_GND_H_ABL_180V


DIAMOND (Tv China)
  • BSC24 - 2231HC
Col_B+115_40v_14v_Gnd_Afc_Abl_Ht_180v_Nc



SANYO
 
  • 21" L 40 B 15300 / L40B17100 
  • JF0501-32639 (SANYO SLIM 21")
COL _B+115V_NC_185V_AFC_NC_ABL_LOW B_H_GND

SANYO SLIM FLAT 29"
  • BSC26 - 2629S part no: 1LB4L40B07500
  • BSC26 - 2670S / 1LB4L40808000 (Flat)
 Col_B+140v_Nc_Video 185v_Afc_Nc_Abl_Low B_H_Gnd
 Tr Hor D2634
TCL
  • 21" BSC25 - 0299D 
  • 21" BSC25 - 0273F
  • 21" JF0501-1914
  • BSC25 - 0231
  • 21" BSC25-0284C
  • BSC 66G (124-3810)
  • BSC25-0211
  • JF0501-1909A
  • JF0501-1214


185V_COL_AFC_B+115V_12V_24V_ABL_GND_NC_H
 
  • 21" BSC25 - 0252S
Col_B+_NC_NC_NC_AFC_GND_ABL_200V_HT
TV China
 
  • 29" BSC26 - 3606A
Col_B+115V_NC_AFC_GND_H_ABL_T1_T2_T3
  • 29" BSC28 - N2329
  • 29" BSC29 - T6018N
Col_TP2_B+115V_GND_185V_NC_NC_ABL_H_AFC




  • 29" BSC26 - N0670
  • 29" BSC27 - KLX29

Tp1_Col_Tp2_B+_Nc_Tp3_Gnd_Ht_Abl_180v

TV SAMSUNG
  • 29" FUH29A001 (B+ 135v)
  • SAMSUNG FLAT SLIM 29" JF0501 - 91911 (FQH29A003) (B+125v)
  • 21" SLIM FQH21A004 / BSC25-0217G / AA26-00305A / FUH29A001B (S) (B+120/125V)
COL_NC_B+125V_NC_200V_GND_H_-16,5V_+16,5V_ABL


KONKA
  • 14" BSC25-2023S
  • 14" BSC25 - 0106
  • 21" BSC25-2666S
  • 20" BSC25-0111
COL_185V_B+115V_GND_AFC_14V_ABL_H_NC_NC

  •  21" BSC25-0146
 Col_185v_B+115_Gnd_Nc_Nc_Abl_Ht_Gnd_Afc

SONY

  • 8-598-858-00
  • 8-598-831-00
  • 8-598-811
  • 1-453-284-11
COL_B+_200V_H_GND_-13V_GND_+13V_NC_ABL



SONY  Trinitron
  • 29" 1-439-423-32

H1_H2_180v_B+_Col_14V_Abl_Nc_26v_Nc_Gnd

RCA
  • 14" 6174Z - 8006A 
B+110_Col_6.5V_Gnd H_H_Abl_-12V_Gnd_180v_+12v


PHILIPS
  • 29" JF0501 - 9185
  • BSC25 - N2319
  • BSC25 - N2911
Col_B+125v_180v_Afc_H_8v_12v_ABL_45v_Gnd


SANKEN
  • 21" BSC24-01N4004U
  • JF0501 - 19959
  • BSC25 - 0235A
  • BSC25-N 0103
TV Servis Menu pada tv

AIWA
Bongkar remot aslinya, tekan tombol kosong di atas tombol VolUp.
AKARI
Tekan Sleep di remot tahan >> tekan Menu di panel TV.
AKIRA
Tekan tombol AV di remote >> tekan Menu >> tekan QuickView >> tekan Mute. Pindah menu dengan Timer, mengubah nilai dengan VolUp/VolDown.
CRYSTAL
TV pada posisi standby, Tekan VolUp ditahan >> tekan VolDown, keduanya ditahan hingga TV hidup sendiri.
GOLDSTAR
Secara bersama-sama tekan Menu + VolUp + VolDown + ChDown pada panel TV.
HITACHI
hitachi/hitachi_fujian: Matikan tv dengan tombol power panel, tekan tombol AV di panel ditahan >> hidupkan TV dengan tombol power TV, tombol AV masih ditahan hingga tv menyala sendiri.
JVC
Tekan OSD/Display ditahan >> tekan Picture (VSM standard).
alternatif1: Tekan OSD/Display/Info ditahan >> tekan Mute.
alternatif2: Tekan OSD/Display/Info ditahan >> tekan Cinema/Game.
LG
flatron: Tekan OK di remot ditahan >> tekan OK di panel TV, keduanya ditahan kira-kira 5 detik.
alternatif: Tekan Menu di remot, tekan menu diremot lagi ditahan >> tekan Menu di panel TV, keduanya ditahan kira-kira 5 detik.
MERK CHINO
alternatif_1: Posisi volume pada 0/minimal >> tekan Display >> tekan VolDown di panel TV ditahan >> tekan Display lagi.
alternatif_2: Tekan Menu di remot >> tekan Menu di remot lagi >> tekan Display >> tekan Mute.
LA863328A-5028/2MD0, LC863320A-C81DC = Cari tombol kosong di remot yang tidak dipakai. Memilih dengan ChUp/ChDown, adjust VolUp/VolDown.
LC863324A-5T51, M37220M3-167SP, LC8633528B-50S8 = Masuk ke menu AutoProgram/AutoSearch, kemudian tekan berurutan 6483 untuk masuk ke service menu. Tekan berurutan 6483 lagi untuk masuk ke factory mode.
87CK38N-1H74 + TB1238 = Kurangi volume hingga 0, tekan Vol- dipanel, tahan tekan OSD/display diremot untuk masuk ke mode S. Ulangi langkah tersebut untuk masuk ke mode D. tekan Power (remot) untuk simpan/keluar.
LC863532A-5Z00 + LA76810 = Kurangi volume hingga 0, tekan Vol- dipanel, tahan tekan OSD/display diremot untuk masuk ke mode S. tekan Power (remot) untuk simpan/keluar.
M37220M3-010SP + M52340SP = Tekan Menu dipanel, tahan, tekan berurutan 6483. ChUp/Down pilih menu, VolUp/Down adjust data, power (remot) simpan/keluar.
LC863528B-51C3 = Tekan Display, tekan Mute 3 kali. Pindah halaman dengan Sleep. ChUp/Down pilih menu. VolUp/Down adjust data. Tekan Menu untuk simpan/keluar.
M37160M8-058FP + M61266(SMD) = Tekan Menu, tekan berurutan 6483. Pindah halaman dengan Mute. ChUp/Down pilih menu. VolUp/Down adjust data. Tekan Power/standby untuk simpan/keluar.
M37160M8-073FP(SMD) = Tekan Mute, tekan PP. tekan (_/__) untuk pindah halaman, tekan TV untuk keluar.
LC863328A-5Y29, 5Y28, 5Y19 = Volume posisi 0, tekan Vol- tahan, tekan 0 diremot 3 kali.
LC863528B-52K7 = Volume posisi 0, tekan menu 5 kali (masuk ke menu edit channel), pilih PROGRAM EXCHANGE, isikan 2483. Pindah halaman pakai QuickView.
LC863532B-52H8 + LA76810 = Tekan Menu, tekan berurutan 888.
LC863532B-55L1 (WCOM)= Volume posisi 0, tekan menu, tekan berurutan 6568. Pindah halaman pakai Display.


M37160M8-058FP + M61266 = Tekan Menu, tekan berurutan 6483.
TH-50J2-3RR0 = Set volume/balance sampai ke RS03, tekan Menu, tekan Mute.
alternatif_3: Tekan Menu di remot >> tekan Menu di remot lagi >> tekan QuickView >> tekan Mute.
PANASONIC
TX series: Taruh volume pada posisi minimal, taruh sleep pada 30 menit >> Tekan display ditahan >> tekan VolDown pada panel. Keluar servis menu tekan Normal di remot.
alternatif1: Taruh volume pada posisi minimal, taruh sleep pada 30 menit >> Tekan Display >> tekan display lagi ditahan >> tekan VolDown di panel. Tekan Normal di remot untuk keluar mode servis. tombol 1 dan 2 memilih halaman/grup settingan, 3 dan 4 memilih item, VolUp/Down mengubah nilai.
alternatif2: Short/konekkan sesaat pin FA1 ke FA2 atau TP8 ke ground.
PHILIPS
Tekan VolUp ditahan >> tekan ChDown. Keluar tombol StandBy/Power.
alternatif: TV pada posisi standby, tekan secara berurutan 0 >> 6 >> 2 >> 5 >> 9 >> Menu di remot.
POLYTRON/DIGITEC
TV dalam posisi standby, Tekan Menu di remot tahan hingga muncul konfirmasi password, untuk masuk ke service mode isikan 1013, untuk factory mode isikan 1014. Menyimpan dengan tombol Menu di remot.
RCA/SABA/THOMSON
Tv keadaan mati, Tekan tombol VT(tombol biru) diremot ditahan >> hidupkan tv pakai tombol power panel. catatan: untuk beberapa model, tekan tombol VT sekali lagi.
SAMSUNG
zoom_vision: TV keadaan standby, tekan berurutan di remot, P.STD >> Help >> Sleep >>Power.
plano: TV keadaan standby, tekan berurutan di remot, Display >> Menu >> Mute >>Power.
alternatif_1: TV keadaan standby, tekan berurutan di remot, Menu >> P.STD >> Mute >>Power.
alternatif_2: TV keadaan standby, tekan berurutan di remot, Mute >> 1 >> 8 >> 2 >> Power.
SANYO
alternatif: Tekan Menu diremote ditahan >> tekan VolUp di panel TV.
dynamic: Tekan Menu di panel TV, ditahan, tekan angka 1 diremot (thx. Aisy).
SHARP
expression: Hubungkan dua jumper di dekat tuner (pcb di bawah jumper dilubangi).
wonder_universe: Hubungkan sesaat dua jumper (J122 - J124).
alternatif: Matikan TV pakai tombol panel, tekan bersama-sama VolDown + ChUp pada panel, sambil ditahan hidupkan TV pakai tombol power panel.
SONY
Matikan TV dengan remot, tekan berurutan di remot, OSD/Display >> 5 >> VolDown >> Power.
alternatif: Matikan TV dengan panel tv, tekan VolUp bersama-sama dengan ChUp, hidupkan TV dengan tombol panel, tahan hingga menyala.
TCL
Tekan Display diremot ditahan >> tekan VolDown di TV, keduanya ditahan kira-kira 3 detik.
TOSHIBA
Tekan Mute diremot, muncul tanda mute dilayar, tekan Mute lagi, ditahan >> tekan Menu di TV.